14012017 00.15
Takdir itu pasti
Semua manusia berdecak, tak menyangka bahwa takdir kematian ini datang tiba-tiba.
Bahkan akupun tak menyangka bahwa Maghrib itu adalah suapan terakhirku untuk Ibu. Akupun juga terlambat menyadari bahwa Dhuhur itu Ibu memberikan senyuman terindah, termanis dan tercantiknya untukku.
Allah lebih menyayanginya. Ia mengambilnya dari kami semua yang juga sangat mencintainya.
Allah mengambilnya dan membersamakan Ibu dengan orang-orang mulia dan sholih di sisi-Nya.
Semua manusia berdecak, tak menyangka bahwa takdir kematian ini datang tiba-tiba.
Bahkan akupun tak menyangka bahwa Maghrib itu adalah suapan terakhirku untuk Ibu. Akupun juga terlambat menyadari bahwa Dhuhur itu Ibu memberikan senyuman terindah, termanis dan tercantiknya untukku.
Allah lebih menyayanginya. Ia mengambilnya dari kami semua yang juga sangat mencintainya.
Allah mengambilnya dan membersamakan Ibu dengan orang-orang mulia dan sholih di sisi-Nya.
Masih sangat jelas dalam ingatanku bagaimana aku diasuhnya, bagaimana kasih sayangnya
Masih pula kuingat dengan jelas bagaimana Beliau menahan sakit itu
Sangat beruntung Allah memberiku kesempatan untuk mengabdi di sepuluh hari terakhir setelah kepulanganku dari Surabaya
Masih pula kuingat dengan jelas bagaimana Beliau menahan sakit itu
Sangat beruntung Allah memberiku kesempatan untuk mengabdi di sepuluh hari terakhir setelah kepulanganku dari Surabaya
Sangat banyak kebaikan, kenangan, kasih sayang, jatuh bangun yang kami lalui bersama Beliau
Kini hanya do'a yang menjadi penyatu kami
Kematian bukan perpisahan. Ia hanya berbeda alam yang disekat oleh sebuah kaca bening.
Terima kasih atas do'a yang telah dihaturkan untuk Ibu, terima kasih pula atas keikhlasannya memaafkan segala salah khilaf Ibu
اللهم اغفرلها و ارحمها و عافها واعفو عنها و اكرم نزولها ووسع مدخلها فى الجنة
We love you Ibu
Have posted on instagram @salmamahmudah
0 komentar:
Posting Komentar