Dalam hatiku menyeruak Aku ingin seperti dulu, tertawa
bersama, bergembira bersama. Melukiskan kenangan akhir di gedung kuning ini. Aku
rindu yang dulu. Yang kini, tak mungkin untuk terjadi. Mungkin saja, karena anything
is possible. Tapi karena keadaan. Yang memaksaku untuk menenggelamkan
keinginan itu dalam-dalam, dan menutupnya dengan rapi. Disaat yang bergembira
diseberang sana. Aku dalam posisiku, turut bergembira, namun raut muka dan
manik mataku tak bisa membohongi publik. Bahwa aku tidak sepenuhnya merasakan
kegembiraan.
Aku rindu yang dulu
Aku ingin seperti yang dulu
Aku ingin seperti yang dulu
Aku ingin seperti yang dulu
Aku ingin seperti yang dulu
Aku ingin seperti yang dulu
Aku ingin seperti yang dulu
Maaf jika aku membuat sampean tidak nyaman,
0 komentar:
Posting Komentar