Alhamdulillah....
All praises to Allah...
Kalimat itulah yang tetap keluar dari lisan hinaku ini. Betapa bersyukurnya hamba Ya Allah atas karunia-Mu hari ini. Betapa tidak. Aku tak menyangka bahwa harapan dan do'aku benar-benar terkabulkan. Sebelumnya aku sangat pesimis untuk meraih itu lagi. Sulit, sangat sulit. Dengan persaingan yang sangat ketat. Dan dengan kecepatanan otakku yang mulai turun, aku harus bersaing dengan mereka-mereka yang berotak encer. Kelas akhir yang tak pernah terpikir. Malas, tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah, suka tidur di dkelas, nilai jelek, ulangan harian selalu remidi. Bagaimana mungkin aku meraih itu. Awal semester satu lambat laun menghilang, dan ujian akhir semester di depan pelupuk mata. Oh Tuhan. Aku sangat pesimis sekali. Belajar pun saat mendekati ujian akhir semester. Macam apa aku ini. Tahunya menghabiskan uang. Belajarpun enggan, bagaimana bisa meraih itu lagi.
Semakin jauh, semakin aku ingin mendekatkan diri pada Sang Khoiro Mu'thi. Setiap malam, dengan mata yang masih merem melek, dengan nyawa yang belum penuh, aku menghadap-Mu. Aku ingin bermuhasabah dengan-Mu dalam kesepian ini. Aku bersujud di hadap-Mu. Mengharap Kemurahan-Mu. Berbagai riyadhoh-pun juga aku laukan. Ritual-ritual tak lupa setiap malam. Berbagai usaha sudah aku lakukan.
Tiba saatnya hal tersebut datang, harap dan cemas menyelimutiku. Bagaimana jika buku hijau itu membawa kabar buruk dan membuat kecewa semua orang. Oh tidak, jangan sampai itu terjadi. "Salma Mahmudah" namaku dipanggil. Buku hijau sudah di tangan. Ah, enggan aku membukanya. Bismillah, semoga terbaik, ucapku dalam hati. Dan akhirnya......
Terima kasih Ya Robbi, atas jawaban dari semua sujudku.
Ya Robbi ya Khoiro Mu'thi.
0 komentar:
Posting Komentar