Senin, 21 Juli 2014

Coretan Malam

Ternyata ini sudah terlalu larut Sodara :-)
Begitu tenang, hati, pikiran, tak ada gemercik sedikitpun. Tapi....
Pikiran yang mengusik manusia sepertinya enggan lenyap. Pikiran jangka pendek dan bahkan jangka panjang. 


Ya, ini ujian. Kita sedang beradu dengan kertas-kertas Ujian. Kita bisa membuatnya tergores rapi, hanya mencorat coret, bahkan membiarkannya usang.
Termasuk hati ini pun ujian. Jikalau dalam pilihan itu, ada pilihan untuk memainkan perasaan ini, aku akan memilih untuk 'tidak' bermain dalam perasaan kepada manusia. Belum waktunya aku menghabiskan waktu untuk berperasaan kepada manusia (baca=lawan jenis).
 

Mencintai Dzat Yang Maha Cinta pun aku belum bisa, kenapa aku sudah berani berperasaan dengan makhluk yang.... Entah,
Jika berakhirnya berperasaanku ini seperti ini, enggan sekali aku bermain dengan perasaan itu. Hanya mengusik yang menyesakkan.
 

Mencintai-Nya lebih indah, lebih tenang, dan pasti terbalas.
Perenungan di malam indah ini,
 

Apakah aku sudah bisa mencintai Dzat Pemberi Cinta Kasih Sayang dengan sempurna ?
Apakah aku sudah bisa mencintai Rasul Sang Habibullah ?
Apakah aku sudah bisa mencintai kedua orang tuaku dan keluargaku yang telah mencintaiku dengan tulus tanpa meminta imbalan ?
Memang wanita diciptakan dengan hati yang lembut, diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Yang jikalau manusia ingin mematahkannya, itu merupakan hal yang mudah.
 

Ya Allah...
Dzat pembolak balik hati,
Tetapkanlah hati hamba pada jalan-Mu
Penuhilah hati hamba dengan cinta Kepada-Mu, Rasul-Mu, orang tua, keluarga dan imamku kelak...
Yaa Arhamarrahimiin..
Share:  

0 komentar:

Posting Komentar